GURU SWASTA DAN SERTIFIKASI

0sejak di canang tahun 2005, sertifikasi merupakan sebuah harapan bagi guru swasta di negeri ini yang notebene adalah guru yang penghasilannya masih dibawah Honor dan Gaji Buruh serabutan. namun harapan baru tersebut hanya menjadi impian semu bagi mereka. karena untuk menuju sertifikasi guru harus belajar menipu, dan terjerumus dalam budaya Korupsi dengan memberikan santunan bagi pejabat negara yang selalu merasa kekurangan walapun pendapatannya sudah selangit. selain itu juga guru harus memark up jam mengajarnya agar dapat tunjangan sertifikasi dan tunjangan – tunjangan lainnya.sehingga guru kehilangan dedikasinya sebagai pendidik yang memberikan bimbingan dan tuntunan kebaikan bagi peserta didiknya. guru telah kehilangan ruh pendidiknya. ia harus terjerumus dalam lingkaran setan birokrasi negara ini untuk dapat bertahan hidup karena lingkungan tempat ia berada mendukung semua itu. dan bagi guru yang menjaga komitmennya sebagai guru PNS harus puas dengan kehidupan pas – pasan dan berjuang lebih giat lagi mencari pekerjaan lainnya sehingga kebutuhan hidupnya lebih di penuhi.

itulah pengabdian seorang guru swasta yang telah melahirkan banyak pemimpin – pemimpin bangsa ini. sehingga layak lah guru swasta ini mendapat Julukan PNS (pegawai Ngeri sekali), karena tuntutan kerja yang dibebani padanya begitu banyak namun penghasilan yang dicapai pas – pasan, pas untuk makan seminggu. bantuan – bantuan yang di kucurkan pemerintah toh harus berhadapan dengan birokrasi yang korup dari oknum PNS yang setiap tahun gajinya dinaikkan sekian persen yang kemudian turut memicu kenaikan harga barang dan kebutuhan sehari – hari di negeri ini. padahal mereka dapat tunjangan ini dan itu guru swasta tidak pernah protes dan hanya terdiam melihat prilaku para pejabat – pejabat daerah dan negara yang selalu mencari celah dari setiap kesempatan yang ada.
jadi pekerjaan guru belum bisa dikatakan pekerjaan yang membutuhkan profesionalisme karena profesionalisme didapat bila seseorang itu fokus pada pekerjaan dan pengembangan profesionalisme pekerjaannya. bagaimana guru swasta bisa mengembangkan profesionlaismenya sementara ia harus mengejar jadwal mengajar dari 3 sampai 5 sekolah demi sesuap nasi. bagaimana guru swasta bisa mengembangkan profesionalismenya kalau setiap bantuan dan tunjangan untuk guru diperoleh dengan cara memberi suap pada operator dinas yang gajinya lebih besar dari guru swasta tapi miskin iman.bagaimana guru bisa mendidik anak didiknya menjadi generasi yang madani yang beriman, sementara pemerintah tidak mampu mencegah budaya bebas masuk ke negara kita. budaya sinetron – sinetron remaja yang banyak menjatuhkan mental guru dengan tayangan sinetron yang menjadikan guru seperti orang bencong, alay, dll.jadi pekerjaan guru adalah pekerjaan pengabdian bagi setiap orang yang memiliki jiwa yang ingin menyampaikan sesuatu kepada orang lain, dalam arti dakwah bil lisan dan dakwah bil kalam. menjadi guru bisa dilakukan setiap orang baik itu muda maupun tua,akademisi maupun praktisi, menteri maupu rakyat jelata, presiden maupun pengemis. karena menjadi guru itu hanya butuh keikhlasan hati dan sedikit ilmu yang bermanfaat bagi setiap peserta didik.
semoga dimasa mendatang pendidikan Di Indonesia bisa melahirkan generasi yang beriman dan berkarakter.(novrizalbinmuslim)

Iklan

Tentang novrizalbinmuslim

teacher
Pos ini dipublikasikan di Pendidikan. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s