BUSI (SPARK PLUG)

Busi

komparasibusi-03

Arus listrik tegangan tinggi dari distributor membangkitkan bunga api dengan temperatur tinggi diantara elektroda tengah dan masa dari busi untuk membakar campuran bahan bakar yang telah dikopresiakan. Busi harus bisa menjaga kemampuan penyalaan untuk jangka waktu yang lama, meskipun mengalami temperatur tinggi dan perubahan tekanan dan menjaga tahanan insulator dari tegangan tinggi antara 10 kV sampai 30kV. Untuk itu busi harus mempunyai syarat sebagai berikut:

  1. Harus dapat merubah tegangan tinggi menjadi loncatan bunga api pada elektrodanya.
  2. Harus tahan terhadap suhu pembakaran gas yang tinggi sehingga busi tidak terbakar elektrodanya.
  3. Harus tidak terjadi deposit karbon atau busi harus tetap bersih.

Kontruksi

Komponen utama busi yaitu:

a)      Insulator Keramik, berfungsi untuk memegang elektroda tengah dan berguna sebagai insilator antara elektorda tengah dan casing. Insulator terbuat dari alumunium murni yang mempunyai daya tahan yang baik kekuatan mekaniknya.

b)      Casing, berfungsi untuk menyangga insulator keramik dan juga sebagai mounting busi terhadap mesin.

c)      Elektroda Tengah

Elektroda tengah terdiri dari komponen:

  1. sumbu pusat: mengalirkan arus dan meradiasikan panas yang timbul oleh elektroda.
  2. Seal glass merapatkan antara center shaft dan insulator keramik dan mengikat anrara center shaft dan elektroda tengah.
  3. Resistor : mengurangi suara pengapian untuk mengurangi gangguan frekuensi radio.
  4. Corpore: merapatkan panas dari elektroda dan ujung insulator agar cepat dingin.
  5. Elektroda tengah: membangkitkan loncatan bunga api ke masa.

d)      Elektroda masa

Elektroda masa dibuat sama dengan elektroda tengah alurnya dibuat tengah aluranya dibaut khusus untuk agar memudahkan loncatan api agar menaikan kemampuan pengapian. Khusus untuk agar memudahkan loncatan api agar menaikan kemampuan pengapian.

 image186

Gambar. 1 kontruksi busi

 2)      Nilai Panas

Nilai panas busi adalah kemampuan mereadiasikan sejumlah panas oleh busi. Busi dingin adalah busi yang meradiasikan panas lebih banyak, sedangkan busi yang meradiasikan panas lebih sedikit disebut busi panas. Batas terendah dari busi adalah self cleaning temperatur yaitu pada suhu 450 C, sedangkan batas tertinggi adalah pre-ingnition temperature yaitu pada suhu 9500C. Busi dingin mempunyai ujung insulator yang lebih pendek, sedangkan busi panas mempunyai ujung insulator yang lebih panjang dan permukaan singgung dengan api cukup luas, sehingga jalur perambatan panas menjadi panjang dan radiasi panas menjadi kecil.

image190 image189

Iklan

Tentang novrizalbinmuslim

teacher
Pos ini dipublikasikan di Otomotif. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s