Matahari Terbenam di SMK Iskandar

By. Novrizalbinmuslim

DSC_0000068Pagi itu aku sedang sarapan pagi, sebagaimana keseharianku setiap harinya. Dari kejauhan kulihat sesosok pria yang ku kenal sedang menunggangi sebuah sepeda angin menuju kearahku. Sepertinya aku mengenal sosok ini. Benar saja dia ternyata temanku kenal sewaktu cara kegiatan remaja mesjid gabungan. Namanya kudil. Ia menghampiriku yang sedang duduk makan dengan lauk pauk seadanya ditambah percikan kecap manis sebagai teman makan di pagi hariku itu.
Kemudian aku mempersilahkan ia duduk dan sambil mempercepat makanku aku pun mengobrol padanya. Ternyata ia menawarkan sebuah pekerjaan sebagai guru di sebuah sekolah. Aku pun berfikir sejenak. Terbesit dalam benak ku gambaran sebuah sekolah STM yang ditawarkannya dalam agan – agan fikiranku. Akhirnya aku menerima lowongan kerja guru tersebut. Dan kami berjani bertemu pada jam 08.00 WIB. Untuk diperkenalkan dengan tata usaha sekolah tersebut sebagai penghubung. Setelah itu ia pun berlalu dari pandangan ku meninggalkan bayangan – bayangan gambaran sebuah sekolah yang ditawar kannya.
Pada malam harinya kebetulan ada janjian dengan bang nazam mau pergi ke ramadhan Fair di IAIN lama. Sekalian bareng kerumah tata usaha sekolah tempat nantinya aku mengajar seperti yang telah di janjikan.
Malam itu setelah dari rumah temanku kami langsung ke rumah yang di tuju. Disana aku dikenalkan dengan tata usaha sekolah tersebut. Tak lama kami bincang – bincang kami pun pulang karena ada janji di tempat lain.
Dalam perjalanan dan selama di ramadhan fair fikiran ku selalu terbayangkan bagaimana nantinya aku bekerja sebagai guru. Dapat tidak ya aku mengajar, hal ini selalu terbayang selama perjalanan hingga aku akan tidur dimalam yang panjang ini.
Ke esokan harinya, aku seperti biasa bangun pagi – pagi , dan sarapan agak lebih cepat dari sebelumnya. Lamaran kerja sudah ku ketik tadi malam sebelum tidur sehabis pergi jalan – jalan ke ramadhan fair.
Pagi itu setelah selesai sarapan pagi aku melesat menuju sekolah tempat aku nantinya akan bekerja. Dengan menunggangi sepeda motor ibu ku aku pergi ke tempat sekolah yang mengawali karirku sebagai seorang guru muda yang penuh harapan dan energik.
Sesampainya aku di sekolah, aku bertanya dengan guru – guru yang ada di situ. Akhirnya aku diketemukan dengan kepala sekolah STM pada waktu itu bernama T. Hutabalian. Aku bersalam dan langsung menyerahkan surat lamaranku. Setelah menerima lamaran ku kepala sekolah langsung menyuruhku masuk karena gurunya sedang kosong. Dengan modal buku yang ku fotocopy dari Kampus akhirnya aku memberanikan diri masuk kedalam kelas.
Ini merupakan pengalaman ku masuk kelas setelah PPL selama 3 bulan di Tamsis beberapa waktu lalu. Aku harus menghadapi beragam siswa dengan karakter yang berbeda. Pada akhirnya aku memberanikan diri untuk berdiri di depan kelas dan memberikan materi dengan cara mencatat di papan tulis pada saat itu pelajaran yang ku bawakan adalah Sistem pendingin.
mengingat keterbatasan kemampuan ku saat itu masih tamatan D3 Politeknik dan sedang menjalani pendidikan S1 di UNIMED. aku mencari berbagai informasi tentang pelajaran yang ku ampu dan kurangkum dalam sebuah modul yang masih sederhana. materi pelajaran masih ku dapat melalui pencarian informasi di perpustakaan kampus dan umum. modul pembelajaran tersebutlah yang ku gunakan untuk memberikan materi kepada siswa di kelas X SMK selama beberapa bulan.
karena itu aku mengajar sambil kuliah. karena jarak jauh dan gaji masih kecil aku meminjam sepeda motor ibu ku setiap hari jumat dan sabtu dan jadwal kuliah ku usahakan supaya jangan bertabrakan dengan jadwal mengajar. selang beberapa bulan kepala sekolah diganti yayasan karena ketahuan manipulasi keuangan sekolah. kemudian digantikan kepala sekolah yang masih ada hubungan saudara dengan yayasan bermarga Nasution. pada pertemuan pertama kami yakin kepala sekolah ini akan membawa perubahan pada sekolah. tapi kami salah…………! pada setahun masa jabatannya tersebut merupakan tragedi bagi sekolah. karena dia lebih korup dari sebelumnya. yang pada puncaknya ketika pada hasil ujian nasional 2007/2008, 100 % siswa tidak lulus UN. hal ini membuat tragedi bagi sekolah dengan adanya pengrusakan aset sekolah pada hari sesudah pengumuman tersebut. dan nama sekolah tercoreng sekecamatan. kepercayaan masyarakat pada sekolah runtuh. yang dibuktikan dengan tidak adanya siswa yang mendaftar tahun ajaran 2008/2009. yayasan menjadi marah. untuk memperbaiki situasi kami Dewan guru mengusulkan seorang guru untuk menggantikan posisi yang kosong tersebut dan dengan harapan bisa memperbaiki citra sekolah. kami pun menaruh kepercayaan padanya. hingga pada akhirnya pada UN 2009 seluruh siswa yang yang ikut ujian lulus 100 %. tapi ternyata hal ini tidak bisa memperbaiki situasi dan kondisi sekolah SMK yang kami bina ini untuk lebih naik reputasinya. disamping itu kepala sekolah yang kami promosi sebelumnya hanya menjabat selama 1 tahun. hingga akhirnya ada perseteruan antara yayasan dan kepala sekolah. di tambah lagi salah satu tim sukses kepala sekolah mengundurkan diri sebagai Tata usaha sekolah dan pindah ke sekolah lain karena tidak kuat dengan tekanan dari Unit lain. terakhir yayasan mengambil alih tampuk jabatan SMA/SMK beserta keuangannya. ternyata merosotnya SMK kami ini karena didalam yayasan sekolah terdapat guru SMA Negeri yang selalu berargumentasi agar SMK kami di bubarkan. hingga pada akhirnya pada tahun 2012 terakhir kali SMK kami meluluskan siswa dan sekarang sudah bekerja dimana – mana. kini yayasan hanya mengelola unit SMA yang dulu sangat dibanggakan. kini sekolah kami hanya tinggal kenangan. perjuangan yang kami lakukan pada tahun 2009 tidak begitu berhasil tapi membawa kenangan di hati kami. karena hampir seluruh NUPTK guru yayasan keluar melalui SMK.

kalau seandainya Unit SMK kami ini masih di percaya masyarakat nantinya akan menjadi SMK yang berkembang karena daerah tersebut merupakan daerah pengembangan metropolitan Medan, karena di sekitar sekolah telah di bangun bandara udara baru sumatera utara.

itulah sekelumit cerita tentang sekolah tempatku meniti karir pertama kali sewaktu masih kuliah, dan masih bergelar Ahli Madya (A.Md).dan sebuah sekolah yang dibangun dengan sebuah harapan bagi perkembangan dunia pendidikan dan teknologi di kota transit Batang Kuis harus terbenam dan entah kapan akan terbit lagi. Dan sebuah do’a dari mantan guru yang pernah mengajar di sekolah tersebut, semoga siswa – siswa yang lulus dari sekolah bisa menjadi orang yang berhasil dan menjadi harapan orang tua dan masyarakat dan tidak menjadi sampah masyarakat.

pada akhirnya saya hijrah dan melamar dan di terima pada beberapa sekolah swasta di Medan hingga saat ini. walaupun begitu saya tetap selalu rindu dan berkunjung ke sekolah tersebut, karena istriku mengajar di sekolah tersebut.

Iklan

Tentang novrizalbinmuslim

teacher
Pos ini dipublikasikan di Pendidikan. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s